Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Ya Allah Aku Tidak Mau Patah Hati, Jatuh Cintakan Lah Pada Jodohku Saja


By : Andre Rahmatullah*

Catatan AR - Kata orang menjalin hubungan (pacaran) itu manis dan indah,  tapi, mengapa saling mecaci setelah terucap kata putus.  Kata orang dengan adanya seorang pacar akan semakin giat belajar, rajin bekerja, atau hidup lebih terasa hidup. Tapi kenapa ada yang rela mengakhiri nyawa selepas ada kata perpisahan, ada yang galau atau baper jika bertemu yang mantan. 


Ya Allah aku tidak mau patah hati, jatuh cintakan lah pada jodohku saja. Seseorang yang tidak hanya memberi janji, tapi mampu bertanggungjawab dalam ikatan yang suci. Yang akan berfikir jutaan kali untuk mengucapkan kata perpisahan, karena itu hal yang sangat di benci Allah. seseorang yang benar-benar berani menggantikan sosok laki-laki yang sekarang aku sebut sebagai Ayah.

Aku sama seperti wanita pada umumnya, memiliki hati yang mudah untuk jatuh cinta. tapi aku mengerti cinta yang tidak ada izin dari Allah itu akan berakhir menyakitkan. Aku sama seperti wanita pada umumnya, memiliki rasa kagum kepada sosok laki-laki. Tapi aku lebih kagum jika laki-laki tersebut berani datang ke rumah dan bertemu kedua orang tua ku.

Jodohku kau sekarang ada di mana dan siapa.? Apakah kau yang selaman ini memberikan “ Like “ dalam media sosial, apakah kau yang selama ini hanya melihat dari jauh tanpa ada keberanian untuk berbicara, atau apakah kau yang selama ini sibuk dengan duniamu dan mempersiapkan diri tanpa tau diriku sebelumnya.

Jodohku izinkan aku jatuh cinta padamu saja. Karena jujur, hati ini tidak pernah sanggup merasakan sakit setelah perpisahan. Biarkan saja sekarang merasakan sesaknya rasa rindu yang tidak tau siapa pemiliknya. Jodohku izinkan aku jatuh cinta padamu saja. Yang memiliki keyakinan kalau seandainya rizki kita tidak akan pernah berkurang dengan ikatan yang halal. Kau yang rela mebagi ruang dalam kisah hidup yang akan kita jalani bersama.

Ketika doaku dan doamu menjadi suatu, semoga menjadi salah satu alasan kita dipertemukan. semoga menjadi jalan ridho dalam menjalani sisa-sisa kehidupan. 


Karena Wanita Yang Menemani Dari Nol Adalah Yang Pantas Diperjuangkan

Bukan sesuatu yang mudah bagi seorang wanita untuk bisa percaya dan setia. Butuh lebih dari sekedar keyakinan dan kesabaran, mendampingi seorang pria dari titik awal perjuangannya. Dan aku harap kau mengerti, mendampingimu pada saat-saat sulit sudah lebih dari cukup dari bukti kesetiaan.

Bisa saja aku memilih pria yang sudah mapan dan siap secara finansial untuk bisa mendampingi hidupku kelak. Bisa saja aku pergi dan memilih yang lain, saat kau ada dalam keterpurkan yang menghimpit. Tapi percayalah, aku bukan waita yang silau karena harta dan gelap karena jawabatan. 

Aku mencintaimu karena aku memilih takdirku bersamamu, tidak peduli apa kata orang terhadapmu dan kita. Tidak peduli seberapa keras dunia menguji kekuatan cinta kita, aku akan selalu ada di sampingmu. Bersamamu adalah sebuah kebahagiaan yang sulit aku tukar dengan sebuah kesenangan dunia.

Nanti, kita ajarkan pada anak-anak kita. Kalau cinta yang hanya bermodalkan pesona dunia akan pudar pada waktunya. Hilang dan hancur dimakan usia dan rapuh terhadap waktu. Anak-anak kita akan melihat dan merasakan seberapa besar rasa cinta kita, yang tidak akan pudar oleh kesulitan-kelsulitan hidup.

Aku wanita pertama yang menyakini kau akan sukses suatu hari nanti. Aku akan terus memeluk mimpi-mimpimu di tengeh cemoohan orang-orang. Aku wanita yang akan berusaha bertahan, saat kariawan terakhirmu pergi meninggalkan. Aku adalah wanita yang akan berusaha menemanimu di tengah lelahmu. Aku percaya, kamu pasti bisa dengan usaha dan doa yang selalu kita panjatkan bersama.

Perjuangkan aku dengan segala daya dan upayamu, maka aku akan selalu setia berada di sisimu. Jaga hati ini baik-baik, dan ingatlah jika kau sudah sukses nanti. Aku lah wanita yang dengan setia menemanimu menuju kesuksesan, bukan mereka yang hanya bisa menantimu di puncak. Karena cintaku tulus bukan karena materi, tapi memang karena hati ini sudah memilihmu menjadi penjaga hati ini.

*Penulis adalah Wartawan Freelance, Pengamat Media dan Trainer Spiritual

[Andre Rahmatullah/Profil penulis/http://kakrahmat.blogspot.co.id/]
“Pesan penulis dan mengapa menulis nasehat ini, bahwasannya seorang wanita membutuhkan kepastian bukanlah sekedar berucap,”

Rapatkan Barisan, Kencangkan Pertemanan
WA : 081 232 729 720
BBM : D66BC567 

Ustad Endang : Tegakkan Adab dalam Pendidikan Guru dan Murid

[Ustadz Endang, menegaskan pentingnya umat Islam kembali menghidupkan adab-adab mu'allim wal muta'allim.]
Ustadz Endang Abdul Rohman, S.Ag, selaku dai dan kolumnis Majalah Mulia menegaskan pentingnya umat Islam kembali menghidupkan adab-adab mu'allim wal muta'allim.
Hal ini ditegaskan olehnya berdasarkan pada Surah Ali Imran (3): 133. “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

Nasehat ini adalah anjuran untuk berlomba melakukan pekerjaan-pekerjaan mulia, baik dan menyampaikan kebaikan kepada setiap manusia  yang menyebabkan terampuninya dosa dan muda dalam meraih surga Ilahi,” urainya dalam gelaran Silaturahim Syawal 1437 H “Orang Tua-Wali Santri, Asatidz dan Aktivis” di Masjid Aqshal Madinah, Mulyorejo, Surabaya (30/07/2015).

Alumni Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor, Ponorogo ini menjelaskan bahwa dalam pendidikan transfer knowledge sudah semestinya diikuti dengan kekuatan doa.

“Selain peran para orang tua, maka ustadz, mudarris dan guru serta pengasuh, murabbi selain mengajar (mentransfer ilmu) dan mendidik melalui interaksinya juga sebaiknya mendoakan anak didiknya, muridnya agar diberi kemudahan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala diberi bimbingan hidayah dan taufik-Nya. Demikianlah yang dicontohkn oleh para ulama terdahulu, sehingga dengan demikian ada ikatan bathin yang mendalam antara guru dan muridnya,” paparnya.

Sebaliknya, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Hidayatullah Jawa Barat ini mengatakan bahwa murid juga harus berdoa dan mendoakan para gurunnya.

“Maka Insya Allah ikatan guru dan murid itu akan terjalin sangat mendalam dan sangat kuat, apalagi doa doa itu dibaca didahului dengan melaksanakan sholat tahajjud dan hajat,” tegasnya.

Demikianlah salah satu sisi dari bagian adab antara murid dengan guru, yang jika diamalkan maka kebaikan bagi generasi pelanjut negeri akan tercipta dengan pertolongan-Nya.*/Andre Rahmatullah, Anggota PENA Jawa Timur.
                          

Orang Tua, Sekolah, Masjid Wajib Sinergi dalam Dakwah

[Foto: Abdul Karim, Pos Da'I BMH Gresik]
Dilihat dari perspektif era modern, banyak kenyataan yang mengundang ironi kita sebagai Muslim.
Gaya hidup anak muda sekarang, utamannya nilai-nilai Islaminya belum tertanam sempurna. Di sinilah sinergi dakwah menjadi niscaya.

"Anak-anak muda kita belum mengenal Islam secara sempurna," tegas Ustadz Ahmad Rizal kala menjadi pemateri dalam Kajian Islamic Parenting di SD Muhammadiyah Gresik Kota Baru (GKB 2), Gresik (06/08/2016).

“Maka peran pendidikan sekolah, guru dan orang tua perlu adanya sinergi dakwah,” katanya.

Gelaran yang berkerjasama dengan Laznas BMH Gresik ini, Rizal, demikian panggilan akrabnya menjelaskan sebagaimana di zaman para salafus sholih menjadikan dua peran penting,  peran itu adalah masjid atau pesantren dan orang tua.

“Insyaallah ketika kedua peran tersebut dijalankan dengan mendidik putra-putrinya sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah dan sahabat, maka generasi kita ke depan akan menjadi genarasi robbani, generasi yang mendapat Ridho Allah Ta'ala,” tegasnya.

Peran tersebut, lanjutnya adalah peran sinergisitas antara masjid, pesantren dan orang tua, mengenalkan anak dengan kehidupan para nabi dan sahabat serta para salafus sholih, senantiasa menjaga adab Islami  hubungan anak dengan orang tua.

Dan orang tua dengan sekolah, pesantren, menanamkan nilai nilai Islam maupun sunnah didalam keluarga, tidak sekedar mengandalkan di sekolah.

"Tatkala masing-masing peran di atas dijalankan. Insyallah keluarga kita akan mengikuti jejaknya sebagaimana keluarga para sahabat radhiyallahu anhu,” tutur ustadz dari Pos Da'i Hidayatullah Surabaya ini.

(Andre Rahmatullah, Bag. Informasi & Media PENA Jawa Timur)

Perkuat Akidah Muallaf Tengger, BMH Adakan Buber di Senduro


Perwakilan Baitu Mall Hidayatullah ( UP BMH) Lumajang, mengadakan buka bersama Muallaf Suku Tengger, di dusun Puncak, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jum’at, (25/06/2016).

Untuk mencapai lokasi tidak mudah, sebab terlebih dahulu mendaki lereng tebing tinggi nan berkelok-kelok. Jarak pandangpun sangat terbatas. Maklum daerah ini berkabut karena memiliki ketinggian lebih dari seribu kaki dari permukaan laut.
Tak ayal setiap kendaraan yang melintas harus berhati-hati, dikarenakan jalannnya sempit lagi terjal. jika tidak kurang waspada rawan terjatuh dalam jurang. Syukurnya, setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, team bisa sampai ke lokasi tujuan dengan selamat.
Menurut manajer UP BMH Lumajang, Anantiyo Istanto, rencananya dari Lumajang berangkat jam 13.00 dengan menggunakan 2 tas ransel (obrok) akan membawa takjil. “Karena beratnya medan yang akan dilalui dan tidak dapat ditempuh dengan mobil, ternyata takjil bertambah, 2 jam sebelum berangkat, kita kebinggungan membawanya.”
“Alhamdulillah setengah jam sebelum berangkat, Bapak Yudi (Donatur BMH) yang kemarin ikut mengantarkan di buka bersama muallaf tengger sesi pertama Jum’at (17/06) kemaren menelfon bahwa beliaunya bersama 2 orang temannya ikut dengan membawa mobil Avanza putih. Mobil mengantarkan takjil hanya dijalan yang dapat ditempuhnya, selanjutnya ditempuh dengan berjalan kaki,” paparnya.
Pembinaan
Kegiatan ini, tutur Anantiyo Istanto, merupakan kelanjutkan program pembinaan muallaf Senduro dengan menggulirkan acara “Buka Puasa Bersama Muallaf dan Donatur BMH.” Sebelumnya, sudah pernah diadakan acara serupa.
Lelaki Asal Bondowoso ini menceritakan, semangat pengadaan kegiatan buka puasa kali ini, salah satunya datang dari Ibu Enny, simpatisan BMH. Dia (Enny), tambah Tio, panggilan akrabnya, merasa senang dan takjub melihat acara buka puasa tahap pertama yang disambut penuh antusias oleh warga muallaf.
“Beliau sangat terkesan dengan acara buka bersama muallaf tahap pertama, sehingga mengusulkan mengadakan acara serupa lagi. Kami dari BMH pun menyambut ide itu dengan antusias,” ucap alumni STAIN Jember ini.
Selain itu, lanjut Tio, kegiatan ini dalam rangka melakukan pembinaan kepada para muallaf, dikarenakan masyarakat suku Tengger selama ini masih kental menganut ajaran agama Hindu.
Eratkan Silaturahim
Di kecamatan Senduro sendiri sampai saat ini masih terdapat Pura yang diyakini oleh orang-orang beragama Hindu sebagai tempat tertua ke-2 setelah Pura yang ada di Bali, Denpasar. Hampir tiap pekan rombongan umat hindu Bali datang ke Pura tersebut sampai seterusnya.
“Buka puasa bersama juga dalam rangka mempererat tali persaudaraan sesama muslim serta bertujuan mengokohkan iman para muallaf, sehingga mereka tambah yakin dan berpegang-teguh dengan agama yang baru mereka anut ini, juga bisa menghilangkan kebiasaan mereka yang dulu,”tambahnya menjelaskan tujuan diadakannya buka bersama dengan muallaf senduro.
Di lain pihak, warga sangat berterima kasih dengan segala bantuan yang telah diberikan oleh BMH bersama para donatur dan simpatisannya.
“kami sangat berterima kasih dengan diadakannnya acara-acara macam ini, karena sangat membantu di dalam meningkatkan pemahaman pengetahuan mereka tentang agama yang belum lama ia anut,” ujar Kardi, Ketua Takmir Masjid Jabal Nur Puncak. [Andre Rahmatullah, Pegiat Komunitas Penulis Nusantara Hidayatullah ]

Wisuda Santrinya, Ma'had Tahfizdul Qur'an Darul Hijrah Berharap Lahirkan SDM Problem Solver Bangsa


Menyaksikan kondisi kekinian, dimana tantangan umat Islam dalam upaya membangun bangsa tidak semakin ringan, Kepala Sekolah Ma'had Tahfizdul Qur'an Darul Hijrah Ihya Ulumuddin turut memberikan gagasan melalui aksi nyata melalui pendidikan.
"Darul Hijrah ini dihadirkan untuk mewujudnya, menjawab persoalan umat karena memang persoalan umat memang banyak dan begitu meluas.
 Tidak ada yang bisa menjawab semua persoalan itu kecuali menggunakan  ilmu  Allah Subhanahu wa Ta'ala menggunakan Al-Quran dan Sunnah," tegasnya kala menyampaikan sambutan pada acara Wisuda Akbar Santri di Taman Bungkul Surabaya (23/6).
“ Ini adalah angkatan kedua yang kami luluskan. Tentunya  harapan kita, hadirnya Darul Hijrah bisa berperan besar turut membantu masyarakat dan bangsa ini dalam meretas persoalan-persoalan yang ada," imbuhnya.
Seleksi
Sebagai konsekuensi untuk tercapainya target generasi penghafal Al-Qur'an, Darul Hijrah menampung 25 anak setiap tahunnya.
"Seluruh angkatan yang diterima hanyalah 25 santri hasil seleksi, mereka belajar 6 tahun untuk menyelesaikan 30 jus. Untuk SMP 15 jus sisannya akan diselesaikan  di Taman Dayu setara SMA, Darul Hijrah 2, Pasuruan, Jawa Timur," ungkap GM BMH Jawa Timur Ghani.
Program sekolah penghafal al-qur’an ini terwujud berkat kerja sama dengan Lasnaz Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan simpatisan yang mempersiapkan sarana prasanana yang sudah ada wujudnya di kampus Kejawan, Surabaya dan Kampus 2 Taman Dayu, Pasuruan. 

“Di Taman Dayu tempatnya indah, view nya sangat menarik perhatian, tempatnya berlantai 3, terdapat kolam ikan, di sebelah ada taman, sawah dan dibelakang ada gunung yang cocok untuk menghafal al-qur’an," papar Ghani.
Berkiprah
Selain itu santri  Darul Hijrah telah dipercaya banyak masyarakat. "Sekalipun masih tingkat SMP, sudah banyak santri diminta menjadi imam di masjid-masjid besar. Ada Isom di Masjid Baitul Makmur Bali, santri kita lulusan SMP, kedua Masjid Pontianak Farhan serta Rauf di Kalimantan, termasuk santri yang baru lulus ini sudah dipercaya dan mengimami Masjid yang ada di Universitas Negeri Airlangga (UNAIR) Surabaya Kampus C," rinci Ihya. 
Dalam acara wisuda ini juga dirangkai dengan gelaran penghargaan kepada wisudawan terbaik dengan katagori akademik terbaik yang diberikan kepada Saudara Tsabit asal Balikpapan Kalimantan timur, hafalan terbaik kepada saudara Haris Al-Ghifari asal Blitar serta akhlaq dan sosial kepada saudara Ainal Yakin.
Kepala Divisi Marketing Komunikasi BMH Jatim, Andi menambahkan bahwa Ma'had Tahfizdul Qur'an Darul Hijrah adalah program pendidikan untuk masa depan umat.
"Pesantren binaaan kami ini didesain ikut menyiapkan generasi-generasi yang tidak hanya berkualitas secara akademik tapi juga memiliki kualitas dari sisi moral dan spritual yang baik sehinga ini benar-benar  menjadi salah satu solusi atas penurun bangsa ini, generasi yang memiliki kapasitas problem solver," ucapnya.*/Andre R

Syaikh Ali Al-Makky dan 600 Anak Yatim Buber di Masjid Baiturrozaq



[Andre Rahmatullah, Wartawan Freelance]

SYEIKH Ali Sholeh Ali Al-Makky menekan kepada umat islam untuk melakukan berbagai kebaikan di bulan ramadhan ini, salah satunnya mencintai anak yatim.

Dalam paparannya, ia menceritakan di masa Nabi shallallahu alaihi wasallam ada seorang laki-laki yang memiliki kebun kurma dan juga mempunyai tetangga seorang anak kecil dan yatim. Dan anak yatim ini mempunyai kebun kurma, suatu ketika anak kecil yatim ini berbeda pendapat dan berselisih, siapakah pemilik kebun ini, apakah si anak yatim atau si laki-laki.
Maka anak yatim mendatangi Rasul dan bercerita, kemudian Rasul menyampaikan;”Pohon ini bukan milik si yatim tapi milik si laki-laki.” Setelah usai bercerita sama anak yatim, Rasul mendatangi dan menyampaikan kepada si laki-laki untuk meninggalkan pohon itu untuk si yatim dan memberikannya, tetapi laki laki itu menolaknya.
“Kemudian Sang Nabi mengatakan; berikannlah pohon kurma itu dan kemudian kamu akan diberi yg baik nanti di surga nanti. Tetapi laki-laki itu marah karna si anak yatim itu mengaduh ke Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,” terangnya pada acara buka puasa bersama 600 anak yatim-dhuafa di lantai 1 Masjid Baitrrozaq, Surabaya, Jum’at (18/06/2016) kemarin.
Di waktu bincangan bersama si yatim dan si laki laki, lanjut cerita Syaikh Ali asal Mekkah ini, Abu Darda mendengarkan cerita pemberihan dan janji Allah di surga yang di tolak si laki laki tersebut. Kemudia Abu Darda menjumpai Rasul dan berkata; “Wahai rasul kalau kebun ini kubeli dan ku berikan anak yatim, apakah aku aku akan mendapatkan kebun di surga kelak”, Rasul Menjawab;” Iya saudaraku”. Kemudian Abu Dardah menyusul orang yang laki-laki yang sedang marah itu.
Abu Dardah berkata; “Wahai laki laki, apakah kamu akan menjual satu pohon ini, apakah kamu akan menjual satu pohon ini untuk si kecil anak yatim, aku akan berikan 600 pohon kurma aku masih yang baik untukmu.”
Si Laki-laki menjawab; “Aku tidak mau, aku tidak mau, tinggalkan aku.”
Dan kemudian laki-laki itu berkenan menjual pohon kurmanya. Kemudian Abu Dahdah sangat gembira atas kesepakatan si laki-laki itu untuk menjualnya dengan ganti 600 pohon kurma miliknya.
Lalu Abu Dardah, lanjut Syaikh Ali, bilang ke Rasul akan telah beli dan memberi pohon ini untuk si yatim, mengapa kemudian abu dahdah mau menenukar 600 pohon kurmanya dengan 1 pohon kurma ke dengan 1 pohon kurma, karna abu dahdah mengingan balasan di surga yang di janjikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
Syaikh Ali Sholeh mengambil intisari dari kisah ini agar kita bisa berbuat baik dimanapun dan kapanpun. Allah pun memerintakan kita untuk melakukan kebaikan dan ia menyampaikan kepada pengurus anak-anak yatim dan dhuafa atas kebaikan membina dan merawat anal yatim-dhuafa.
“Kamu sekalian akan mendapakatkan pahala yang agung akan diberikan Allah pahala sebesar-besarnya. Serta untuk adek-adek para yatim perlu disadari bahwa kamu mendapatkan nikmat besar dari Allah, menedapatkan nikmat iman dan islam,” ucap lelaki yang sudah 2 kali singgah di Masjid Baiturrozaq ini. [Andre Rahmatullah, Wartawan Freelance]

Penulis Pemula Jangan Ragu Terbitkan Buku


Oleh : Andre Rahmat
Hidayatullah.com–Untuk meraih manfaat bulan Ramadhan, hari Sabtu, (19/06/2016) Yayasan Bina Qalam Indonesia menyelenggarakan “Madrasah Kreativitas”.
Dalam acara berlangsung  di Ruang Darussalam Masjid Al-Falah, Surabaya ini Bina Qalam  mengundang Nina sebagai pemateri yang menyampaikan tema ”Semua Bisa Mempublikasihkan Tulisan”.
Pegiat Situs WEB dan komunitas nulisbuku.com ini memaparkan alasan membuat program ini adalah karena melihat perkembangan penerbitan buku di negara Indonesia berada di urutan bawah dibandingkan negara Asia.
Dengan hadirnya situs penulisan, termasuk situs yang dikelolanya,  mampu membuat para penulis dengan mudah mampu menerbitkan bukunya sendiri atau disebut self-publishing.
“Karena melalui situs ini para penulis tidak diribetkan dengan syarat dan durasi yang lama, kalian tinggal share hasil tulisan kalian, kalian promosikan, kami bantu cetakkan, kita diskusi untuk hasil royalty,” terangnya.
Nina berharap para penulis tidak ragu lagi untuk menerbitkan bukunya. Bisa buku tutorial, cerpen, puisi, kajian ilmiah, bahkan skripsi juga bisa dijadikan buku, asalkan pembaca tertarik. Dan hal yangg harus diperhatikan ketika menerbitkan sebuah buku, tentukan tujuan kalian apakah itu untuk popularitas atau royalty.
“Kalau royalti kalian harus sabar dan rajin untk mempromosikan buku kalian, karena tidak semua buku mampu laku dalam waktu dekat atau untuk popularitas, maka kalian harus membuat karakter tulisan kalian, kalian harus mampu menunjukkan kualitas tulisan kalian,” katannya.
Kegiatan bertema “Madrasah Kreatifitas Bersama Bina Qalam Indonesia” ini juga menghadirkan beberapa pengisi materi.  Diantaranya  Zainal Arifin Emkah, Oki Aryono, MD Aminuddin, Eko Prasetyo, Nina, Nindya Nurmaya, Ma’mun Afani, Indra L Supono, Wirawan.
Peserta dari Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Handika putra merasa dirinnya ingin mencintai dunia tulis-menulis.
“Dengan adanya acara ini, saya semakin tidak ragu untuk menulis dan saya mulai mencintai dunia penulisan” jelas lelaki asal Surabaya ini. */kiriman Andre Rahmat


Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

BMH dapat hibah mobil dakwah


Oleh: Andre Rahmat, Wartawan Freelance
BENGKULU (Arrahmah.com) – Pimpinan Bank Indonesia Bengkulu, Bambang memberikan apresiasi berupa satu unit Mobil Kijang Kapsul kepada Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) BMH Bengkulu sebagai penunjang aktifitas dakwah.
“Dipilihnya LAZNAS Baitul Mall Hidayatullah (BMH) sebagai lembaga yang mendapat hibah kendaraan, karena BMH dan BI memiliki hubungan yang sangat baik selama ini. Selain itu, BMH juga sebagai lembaga amil zakat nasional yang berbasis dakwah dan sosial dalam programnya, kiprahnya di bengkulu yang sudah diketahui oleh masyarakat bengkulu” terangnya dalam penyambutan acara “Penyerahan Hibah kendaraan dari BI ke Baitul Maal Hidayatullah”, Jum’at, (17/06/2016), seperti dilaporkan Andre Rahmat, Pegiat Komunitas PENA
Dengan adannya hibahan ini, harap Bambang, mobil yang diserahkan oleh Bank Indonesia Bengkulu kepada BMH kedepannya bisa semakin banyak memberikan manfaat kepada umat dan masyarakat yang membutuhkan serta menjadi fasilitas untuk memudahkan segala aktivitas BMH Kedepannya
“Semoga BMH kedepannya dan seterusnnya semakin memberikan banyak manfaat kepada umat, khususnya warga Bengkulu” harapnya
Acara serah terima ini berlangsung di ruang auditorium Bank Indonesia Bengkulu yang dihadiri oleh beberapa pejabat penting Bank Indonesia, Brimob Provinsi Bengkulu dan Amil BMH.
Di pihak penerima, General manager BMH Bengkulu, Sofyan Amarta mengaku sangat senang dengan adanya hibah mobil dari BI Bengkulu. Pasalnya selain memang BMH Bengkulu belum memiliki kendaraan roda empat, kendaraan tersebut juga akan dimaksimalkan dalam memberikan layanan sosial kepada masyarakat.
“Muda-mudahan mobil ini penuh dengan berkah dan manfaat kepada masyarakat, kebetulan hari ini adalah hari jum’at, di bulan ramadhan”, ucap lelaki asal Pulau Madura ini
Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam Lukman Al-Hakim (STAIL) Surabaya ini juga memaparkan bahwa Bank Indonesia Provinsi Bengkulu memiliki kedekatan dengan Baitul Maal Hidayatullah sejak beberapa tahun silam, selain dari Dai Tangguh BMH yang sering mengisi pengajian karyawan di BI, sebaliknya BI juga selalu mensupport kegiatan BMH seperti khitanan massal, bantuan peralatan sekolah.
“Semoga dengan bantuan Hibah mobil dari Bank Indonesia ini akan terus terjalin ukhuwah yang sangat baik dengan BMH” katanya.

Template Information

 
Copyright © 2013. CATATAN AR - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger